7 Fakta Menarik dari Brand Mewah Louis Vuitton

louis-vuitton

Mewah, timeless, dan delicate.


Tiga kata ini mungkin jadi deskripsi yang pas untuk menandakan brand fashion papan atas Louis Vuitton. Kepopuleran namanya, monogram khasnya, dan wujud-wujud ikonisnya membuat siapa saja dijamin ‘hapal’ dan tidak asing dengan tampilan produk-produk Louis Vuitton. Brand ini juga banyak disponsorin oleh para agen judi slot online terpercaya di indonesia, dan yang menjadi salah satunya adalah situs terbaik dari link https://discosperfectos.com/ ini. Situs slot online ini sangat dikenal oleh banyak orang, dan itu membuatnya diterima oleh brand besar tersebut.


Nama brand ini diambil dari nama sang pendiri bernama Louis Vuitton yang lahir pada tahun 1821. Setelah melewati perjalanan karier yang panjang di bidang craftmanship di Prancis, ia malah alhasil mendirikan perusahaan boks dan koper Louis Vuitton pada tahun 1854.


Kepopuleran Louis Vuitton karena craftmanship dan mutu-mutu produknya membuat banyak perusahaan ikut serta menjiplak desain dan ciri khas mereka. Alhasil, pada tahun 1896, pola monogram Louis Vuitton mulai diberi tahu. Pola ini seperti itu ikonis dan sudah melekat selama 123 tahun dalam desain-desain Louis Vuitton.


Bagaimana tidak, monogram yang terdiri dari huruf L dan V yang saling bertautan, pola bunga dengan empat kelopak, dan pola organic bergaya trefoil, dari inspirasi perpaduan gaya Jepang dan desain oriental pada era Victoria ini seringkali menjadi simbol ‘kelas’ dalam lingkungan sosial.


Brand yang sudah berdiri sejak 1854 ini menjadi salah satu saksi perkembangan fashion dunia. Berikut judi poker online rangkumkan 12 fakta unik dan menarik lainnya dari brand papan atas Louis Vuitton. Apa saja?

  1. Sebelum familiar karena brand yang diciptakannya, Louis Vuitton yaitu seorang laki-laki yang berasal dari keluarga pekerja menengah ke bawah. Ia meninggalkan rumah keluarganya sejak usia 13 tahun untuk mengejar mimpi besarnya ke Paris.
  2. Perjalanan 292 mil atau 470 km dari rumah keluarga yang terletak di daerah Prancis Timur ke Paris, ia lakukan dengan berjalan kaki selama dua tahun lamanya. Perjalanan panjang itu ia lakukan dengan pemberhentian secara terencana untuk menjalankan pekerjaan sambilan. Ini metode yang sepatutnya dilaksanakannya untuk menyangga keperluan dan kehidupan pribadinya.
  3. Sesampainya di Paris pada tahun 1837, Louis Vuitton menemukan pekerjaan di sebuah workshop untuk membuat boks dan kemasan. Kelihaiannya diakui banyak orang. Reputasinya meningkat dan namanya semakin dikenal sebagai pengrajin terhormat. Karena kemahirannya tersebut, ia ditunjuk sebagai staf khusus yang membuat boks-boks (koper) untuk keperluan Eugenie de Montijo, yang yaitu istri dari Napoleon Bonaparte, Kaisar Prancis dari tahun 1804 sampai tahun 1814. Peristiwa inilah yang jadi ‘pintu’ utamanya untuk bergabung dengan kelas-kelas elit Prancis.
  4. Perjalanan kariernya tersebut membuatnya bisa mendirikan perusahaan sendiri pada tahun 1854. Walaupun perusahaan Louis Vuitton sudah berdiri sejak 1854 sebagai perusahaan boks dan koper traveling, ia baru mulai membuat ransel jinjing pada tahun 1892.
  5. Salah satu ransel Louis Vuitton paling populer dengan nama ‘Speedy’, pada awalnya sesungguhnya diciptakan untuk boks atau koper traveling. Tapi, suatu saat Audrey Hepburn, bintang film sekalian ikon fashion yang senang bermain game poker ceme, menelepon pihak Louis Vuitton dan memohon untuk dibuatkan versi mini dari Speedy tersebut. Sontak, kepopuleran ransel Speedy ini memuncak dan jadi contoh ransel Louis Vuitton paling populer sampai sekarang.
  6. Selain Speedy, ransel ‘Alma’ menjadi salah satu contoh ransel Louis Vuitton yang tidak keok populer. Ransel ini sesungguhnya didesain khusus atas permintaan pribadi para pecinta permainan slot online. Wujudnya yang chic, cantik, dan feminin ini digandrungi oleh setiap perempuan sampai saat ini. Uniknya lagi, ransel Louis Vuitton contoh Alma ini jadi satu-satunya ransel yang pernah ditenteng Coco Chanel, selain mereknya sendiri.
  7. Tahukah Anda bahwa cara kerja quality check dari ransel Louis Vuitton melewati cara kerja yang betul-betul panjang? Sebelum dipasarkan, ransel Louis Vuitton sepatutnya melewati percobaan ketahanan seperti dimasukkan benda berat seberat 3,5 kg dan dijatuhkan dari ketinggian separo meter selama empat hari berturut-ikut serta. Tak sampai di situ, zipper dari ranselnya malah sepatutnya terus menerus dibuka-tutup sebanyak 5,000 kali untuk memutuskan ketahanannya. Wow!

Leave a Reply